Perspektif Biologis dalam Psikologi
Halo selamat
tanggal 22-02-2022 Eperibadih
Funfact pertama pada hari ini ialah
Tanggal dari hari ini memiliki suatu yang berkebalikan 2202 2022
Funfact kedua adalah
Minggu ini adalah minggu masuk materi, pasti pada ga sabar ya kan untuk belajar kan yak
Feli bilaik : "ambis kali kao"
Nah pada kali ini, apasih materi yang akan dibincangkan atau gosip psikologi apasih yang akan dispill??
Let's check it out!
Pada kali ini, materi yang akan kita bahas itu apa aja sih??
Bingung kan?, Samaaa!
Yap, materi yang akan kita bahas pada hari ini yaitu, perspektif biologis dalam psikologi
Sebelum kita masuk kepada materi hari ini, kenapa sih kita harus mempelajari materi ini?, Nah jadi kalau menurut sumber bacaan yang saya baca, why nya kita belajar materi ini adalah, kita dapat mengetahui alasan kenapa dapat terjadi suatu perilaku, pemikiran yang berpengaruh untuk tubuh manusia dari pandangan biologis nya.
Nah masuk kepada sub materi yang akan saya spill,
1. Neurons and nerves
2. The central nervous system
3. The peripheral nervous system
4. Struktur dan bagian otak
5. Chemical Connection
Neuron and Nerves
Sistem saraf adalah serangkaian mekanisme kerja yang kompleks dan berkesinambungan, yang bertugas menghanntarkan impuls listrik yang terbentuk karena adanya suatu stimulus (rangsang). Sistem saraf merupakan sistem koordinasi berupa penghantaran impuls saraf ke susunan saraf pusat, pemrosesan impuls saraf dan pemberi tanggapan rangsangan (Feriyawati, 2006).
Neuron atau sel saraf juga terbagi menjadi beberapa bagian :
1. Badan Sel : apabila diibaratkan dalam suatu klub, badan sel atau perikarion ini merupakan ownernya karena segala hal dalam sistem syaraf atau neuron ini, seperti keberlangsungan hidup di sistem syaraf tersebut. disini dilakukan sintesis protein. Sintesis protein adalah proses pembentukan partikel protein yang melibatkan sintesis RNA dan dipengaruhi oleh DNA.
Badan sel juga terdiri atas Nukleus yang merupakan inti sel, dan mengandung kromosom yang berfungsi dalam memproduksi protein. selain nukleus badan sel juga memiliki sitoplasma, Nukleolus.
Oiya badan sel juga memiliki fungsi sebagai perantara, menerima rangsangan dari dendrit yang kemudian diteruskan ke akson (Neurit)
2. Akson : Jikalau badan sel merupakan ownernya, maka akson seperti humas dari badan sel tersebut, yaitu berfungsi dalam mengirimkan informasi ke neuron lain yang diterima dari badan sel.
3. Dendrit : yang terakhir adalah dendrit, jika diibaratkan dendrit ceperti contact person, yaitu suatu sel yang reseptor, atau dalam bahasa sederhananya menerima informasi.
Jadi bisa diingat kalau neuron atau sel saraf terdiri dari "SAD" sel, akson, dan juga dendrit.
Contoh aplikatif :
Ketika menerima informasi jalan yang berlobang dari mata yang kemudian direspon oleh tubuh untuk melewati jalan yang lebih mulus dan lancar.
Chemical Connection
Komentar
Posting Komentar