Campur Aduk

Hai
ini Blog terakhirku sebelum menghadapi ujian tengah semester, jujur aku sempat kehilangan semangat dalam mengerjakan tugas, karena energiku habis digunakan untuk banyak kegiatan, dari kegiatan bermanfaat hingga yang tidak bermanfaat, namun bagiku semua kegiatan itu penting, karena ibarat sebuah timbangan, segala sesuatu tidak baik ketika terlalu berlebihan, yah walau statement tersebut masih menuai pro dan kontra sih hehehe.....

aku mau jujur kalo tidak semua mata kuliah di kuliah ini aku sukai, aku tidak ingin menyebutkan mata kuliah apa, tapi alasan aku tidak menyukai mata kuliah tersebut, mungkin karena aku lambat dalam mencerna informasi atau ilmu dari dosen. Tapi aku disini mau bilangin bahwa tidak ada dosen yang killer, aku lebih merasa dosen yang sedikit cerewet itu kayak orangtuaku, apa yang dikatakannya itu untuk kebaikanku, cuman kepalaku itu masih ibarat pintu, kadang untuk menerima kata kata dosen cukup sulit, dan untuk mengingatnya juga terkadang aku sering lupa.

Oke sekarang masuk ke materi pada minggu ini yaitu
Perkembangan Awal dalam Fisiologi dan Tumbuhnya Psikologi Eksperimen

nah sebelum itu aku mau tanya, apasih fisiologi itu??

Fisiologi adalah cabang dari ilmu biologi yang mempelajari mengenai berlangsungnya sistem
kehidupan. Istilah dari kata fisiologis diambil dari bahasa belanda yaitu Fisiologie yang dirangkai dan
disusun dari dua kata bahasa Yunani kuno yaitu fisis yang mempunyai arti hakikat atau asal usul, serta
logia yang berarti penelitian atau kajian.

artinya fisiologi adalah ilmu yang menjelaskan tentang keberlangsungan sistem kehidupan

ada beberapa tokoh pemikir fisiologi
seperti
1. Charis Bell
2. Johannes Muller 
3. Francois Magendie
4. Herman Von Helmholtz
5. Ewald Hering
6. Frans Joseph gall
7. Paul Broca

Perbedaan yang sangat penting antara apa yang hadir secara fisik dan apa yang dialami secara psikologis telah diakui dan disiksa selama berabad-abad. Ini adalah perbedaan yang menyebabkan Galileo menyimpulkan bahwa ilmu psikologi tidak mungkin dan Hume menyimpulkan bahwa kita tidak tahu apa-apa tentang dunia fisik dengan pasti. Kant memperkuat perbedaan ini ketika ia mengklaim bahwa pikiran dihiasi pengalaman sensorik, dan Helmholtz mencapai kesimpulan yang sama dengan konsep inferensi bawah sadar. Dengan kemajuan dalam ilmu pengetahuan, banyak yang telah dipelajari tentang dunia fisik - yaitu, tentang stimulasi fisik. Juga, seperti yang telah kita lihat, banyak yang telah dipelajari tentang reseptor indera, yang mengubah stimulasi fisik menjadi impuls saraf, dan tentang struktur otak di mana impuls tersebut berakhir. Tidak pernah ada banyak keraguan tentang keberadaan kesadaran. Masalahnya adalah dalam menentukan apa yang kita sadari dan apa yang menyebabkan kesadaran itu. 

 

Sekarang secara luas diyakini bahwa sensasi sadar dipicu oleh proses otak, yang dimulai oleh penerimaan indera. Namun pertanyaannya tetap: Bagaimana kedua domain (sensasi mental dan proses sensorik) terkait? Tanpa pengukuran, ilmu pengetahuan tidak mungkin. Oleh karena itu, diasumsikan bahwa ilmu psikologi tidak mungkin kecuali kesadaran dapat diukur secara objektif seperti dunia fisik. Selanjutnya, setelah diukur, peristiwa mental harus ditunjukkan bervariasi dalam beberapa cara sistematis dengan peristiwa fisik. Ernst Heinrich Weber dan Gustav Theodor Fechner adalah orang pertama yang mengukur bagaimana sensasi bervariasi secara sistematis sebagai fungsi stimulasi fisik. Oleh karena itu munculah psikologi eksperimen yakni cabang penelitian dalam psikologi modern dengan alat utama penelitian yakni metode eksperimen.


Mungkin cukup sekian penyampaian materi dari saya, saya berharap ilmu yang saya tulis bermanfaat, walau hanya sedikit materi yang saya ketik. saya juga berharap saya bisa lebih mencerna ilmu mata kuliah yang kedepannya akan saya hadapi.

Sukses UTSnya untuk aku, yang selalu dapat 0 bintang di tiap pertemuan, 

aku pasti bisa!!
SEMANGAT!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mental aman?? -Pro Player

Perspektif Biologis dalam Psikologi